Senin, 11 April 2016

Peluang Bisnis Menjadi Peresensi Buku (Penulis Resensi Buku)

Resensi berasal dari bahasa Belanda resentie dan bahasa Latin recensio, recensere atau juga revidere yang artinya mengulas kembali. Resensi adalah suatu penilaian terhadap sebuah karya. Resensi adalah suatu tulisan atau ulasan mengenai nilai sebuah hasil karya, baik itu buku, novel, majalah, komik, film, kaset, CD, VCD, maupun DVD. Tujuan resensi adalah menyampaikan kepada para pembaca apakah sebuah buku atau hasil karya itu patut mendapat sambutan dari masyarakat atau tidak. Jika Anda suka meng-hitung buku baru di toko buku lalu membacanya ditamba lagi dengan kemampuan menulis artikel, Anda dapat menjadi peresensi untuk mempromosikan buku yang Anda baca sekaligus dapat dijadikan profesi yang tepat bagi Anda ibu rumah tangga Karen dapat dikerjakan tanpa harus meninggalkan rumah. Target pasar Anda adalah media- media yang memiliki kolom resensi buku. Tinggal memanfaatkan kejelian untuk membaca peluang yang terbesar di media massa tersebut.

Persiapan
  • Persiapan alat-alat seperti komputer, printer dan alat-alat lainnya.
  • Pengetahuan akan cara-cara meresensi buku yang baik.
  • Pengetahuan akan buku-buku bagus untuk dijadikan bahan resensi.

Pelaksanaan 
  • Mengetahui media massa apa saja yang bersedia menerima kolom resensi buku dari pembaca.
  • Mengajukan hasil resensi Anda secara aktif ke media-media tersebut.

Promosi dan Pemasaran
  • Mengajukan ke penerbit yang mempunyai kolom resensi buku.
  • Mengajukan langsung pada penerbit sebagai tenaga peresensi.

Hambatan
  • Kurangnya wawasan.
  • Kurangnya kemampuan dalam meresensi buku.

Analisa Usaha
Modal awal
Peralatan
Komputer Rp3.000.000,00
Printer Rp500.000,00
Jumlah Rp3.500.000,00


Peralatan mengalami penyusutan selama empat tahun dan memiliki nilai residu sebesar Rp. 1.000,00 dengan menggunakan metode penyusutan garis lurus. Biaya penyusutan per tahun = (Rp 3.500.000,00 – Rp 1.000,00) / 4 = Rp 874.750,00 per tahun atau sama dengan Rp 72.896,00 per bulan.

Perhitungan laba/(rugi) per bulan
Honor resensi 10 x Rp 250.000,00 Rp2.500.000,00

Biaya-biaya
Listrik                                 Rp100.000,00
Akses internet                         Rp200.000,00
Telepon                                 Rp100.000,00
Kertas, tinta                         Rp50.000,00
Transportasi                         Rp100.000,00
Biaya peralatan                 Rp500.000,00
Biaya penyusutan peralatan Rp72.896,00
Biaya lain-lain                         Rp100.000,00
Jumlah biaya                         Rp1.222.896,00

Laba/ (rugi) bersih  = pendapatan – biaya-biaya (Rp 2.5000.000,00 – Rp 1.222.896,00 )=Rp1.277.104,00

Manfaat Resensi
  • Bahan pertimbangan
Memberikan gambaran kepada para pembaca tentang suatu karya dan mempengaruhi mereka atas karya tersebut
  • Nilai ekonomis
Mendapatkan uang atau imbalan serta buku-buku yang diresensikan secara gratis dari penerbit buku apabila resensinya dimuat di koran atau majalah.
  • Sarana promosi buku
Buku yang diresensikan adalah buku baru yang belum pernah diresensi. Dengan demikian, resensi merupakan media untuk mempromosikan buku baru tersebut.
  • Pengembangan Kreativitas
Semakin sering menulis, maka semakin terasah kebiasaan menulis untuk setiap individu. Hal ini dilakukan untuk mengembangkan kreativitas menulis. Sumber dari Wikipedia

Peluang Bisnis Membuka Usaha Jual Beli Barang Bekas

Jangan anggap remeh bisnis barang bekas. Walaupun hanya mengumpulkan dan menjualnya, bisnis ini juga merupakan salah satu bisnis yang ‘menjanjikan’. Sudah banyak contoh pembisnis barnag bekas yang sukses dan kaya raya. Barang bekas yang dimaksud adalah barang habis pakai yang sekitarnya dapat dimanfaatkan kembali dengan cara mendaur ulang, seperti besi tua, alat elektronik bekas, Koran bekas, sampah botol atau kemasan produk lainnya. Malahan ada banyak di antara barang bekas tersebut yang masih bagus dan kelihatan baru dipakai. Miringnya harga barang bekas membuat pembali tertarik untuk membelinya. Apabila barang bekas itu dalam jumlah yang banyak, Anda dapat juga menjualnya kepada perusahaan untuk didaur ulang agar dapat menghasilkan barang yang bermanfaat kembali. Menyebut barang rongsokan, kesan pertama yang muncul adalah barang yang tak bisa digunakan lagi, sampah. Sejumlah barang rongsokan bisa didaur ulang dan mendatangkan rupiah. Bahkan tak sedikit yang sukses menjadi pengusaha dengan omzet per bulan hingga ratusan juta rupiah.

Persiapan
  • Persiapan persediaan barang. Mengumpulkan barang bekas yang berkualitas.
  • Persiapan tempat. Memastikan bisnis in dilakukan di tempat strategis dan dilewati banyak orang.
  • Persiapan modal. Utamakan modal untuk pembelian barang yang akan dijual.
Pelaksanaan
  • Menyediakan persediaan barang yang cukup, jangan kebanyakan dan jangan juga kesedikitan.
  • Memilih barang-baraang yang memang digemari oleh khalayak ramai.
  • Menyiapkan karyawan penjaga yang ramah dan juga mengenali selukbeluk barang yang akan dijualkan sehingga dapat memberikan informasi banyak kepada pembeli.
  • Menyediakan tempat yang cukup untuk menaruh barang.
Promosi dan Pemasaran
  • Promosi lewat mulut ke mulut.
  • Pasang papan nama toko barang bekas dengan ukuran besar.
  • Senantiasa aktif mencari informasi orang-orang yang ingin menjual barangnya.
  • Menjalin kerja sama dengan produsen yang membutuhkan barang bekas untuk didaur ulang.
Hambatan 
  • Kelayakan barang bekas. Anda dapat mengatasinya dengan berhati-hati dalam melakukan pembelian barang bekas tersebut.
  • Persaingan dari pedagang lain. Buatlah kerja sama dalam menetapkan standar harga.

Analisis Usaha
Modal awal
Peralatan
Timbangan barang Rp1.000.000,00
Jumlah                 Rp1.000.000,00

Peralatan mengalami penyusutan selama empat tahun dan memiliki nilai residu sebesar Rp 1.000,00 dengan menggunakan metode penyusutan garis lurus. Biaya penyusutan per tahun = (Rp 1.000.000,00 – Rp 1.000,00) / 4 = Rp 249.750,00 per tahun atau sama dengan Rp 20.813,00 per bulan.


Perlengkapan
Penampungan barang bekas 5000 kg x Rp 1.000,00 Rp5.000.000,00
Jumlah                                                                         Rp5.000.000,00

Perhitungan laba/(rugi) per bulan
Penjualan produk 5000 x Rp 2.000,00 Rp10.000.000,00
     
Biaya-biaya
Transportasi         Rp500.000,00
Gaji pegawai         Rp1.000.000,00
Biaya perlengkapan Rp5.000.000,00
Biaya penyusutan Rp72.896,00
Biaya lain-lain         Rp100.000,00
Jumlah harga         Rp6.672.896,00

Laba/ (rugi) bersih  = pendapatan – biaya-biaya ( Rp 10.000.000,00 – Rp 6.672.896,00) =Rp3.327.104,00

Jumat, 08 April 2016

Peluang Bisnis MENDIRIKAN TOKO OBAT

Sedikit mirip dengan apotek, tetap toko obat ini lebih fleksibel dijadikan oleh orang-orang yang kurang paham tentang kesehatan. Selain itu, perbedaan lainnnya dengan apotek adalah took obat hanya menyediakan obat-obatan ringan yang dipasarkan secara bebas dan tidak dapat menerima resep dari dokter. Mendirikan toko obat tidak haus mempunyai latar belakang pendidikan farmasi atau apoteker. Anda hanya butuh pengetahuan kesehatan dan selalu mencari informasi tentang kesehatan. Toko obat ini sangat dibutuhkan oleh masyarakat yang sakit, baik sakit ringan maupun sakit berat. Beberapa hal yang perlu diperhatikan dan dipersiapkan dalam memulai usaha toko obat diantaranya pengetahuan tentang obat-obatan atau farmasi, persiapan tempat dan modal usaha, pengurusan izin untuk membuka toko obat atau apotek, dan mengetahui sumber-sumber penyalur obat. Modal yang diperlukan untuk membuka usaha toko obat atau apotek, meliputi tempat usaha berupa ruangan yang didesain khusus untuk toko obat atau apotek, peralatan pendukung seperti lemari, etalase, meja dan kursi, biaya untuk mengurus perizinan dan sarana promosi serta biaya operasional lainnya seperti gaji pegawai atau untuk pembelian stok obat-obatan. Kendala-kendala yang dihadapi dalam menjalankan bisnis ini adalah tidak terjualnya obat-obatan yang sudah habis masa kadaluarsanya dan kemungkinan beredarnya obat palsu.

Persiapan  
  • Persiapan pengetahuan obat-obatan, terutama kesehatan farmasi.
  • Persiapan tempat. Melakukan survey lokasi yang strategis.
  • Persiapan modal untuk persediaan obat-obatan.

Peluang Bisnis MENDIRIKAN TOKO OBATPelaksanaan
  • Melakukan survey lokasi yang strategis, baik di rumah sendiri atau menyewa kios.
  • Menyebarkan brosur usaha di tempat-tempat strategis.
  • Menetapkan harga obat yang standard an melebihi standar harga obat.
  • Mengantisipasi peredaran obat-obat palsu.
Promosi dan Pemasaran
  • Menyediakan papan nama yang besar dan mudah terlihat oleh orang yang melintas.
  • Menyediakan kartu nama agar mudah dihubungi jika terjadi masalah dengan obat.
  • Menyediakan waktu untuk layanan kosultasi kesehatan gratis yang sederhana.

Hambatan 
  • Kemungkinan beredar obat palsu.
  • Tidak terjualnya obat-obatan yang mempunyai tanggal kadaluwarsa yang tebatas.

Analisi Usaha
Modal awal
Peralatan
Etalase kaca 2 unit         Rp2.000.000,00
Lemari kaca                 Rp1.500.000,00
Mesin hitung uang mini Rp750.000,00
Jumlah                         Rp4.250.000,00


Peralatan mengalami penyusutan selama empat tahun dan memijliki nilai residu sebesar Rp 1.000,00 dengan menggunakan metode penyusutan garis lurus. Biaya penyusutan per tahun = (Rp 4.250.000,00 – Rp 1.000,00) / 4 = Rp 1.062.250,00 per tahun atau sama dengan Rp 88.521,00 per bulan.


Perlengkapan
Promosi                                 Rp 200.000,00
Persediaan obat-obatan awal Rp1.000.000,00
Jumlah                                 Rp1.200.000,00


Perhitungan laba/(rugi) per bulan
Pendapatan
Rp 150.000,00 x 30 hari Rp4.500.000,00

Biaya-biaya
Listrik                               Rp200.000,00
Transportasi + komunikasi    Rp300.000,00
Gaji penjaga took               Rp750.000,00
Biaya perlengkapan               Rp1.200.000,00
Biaya penyusutan peralatan   Rp88.521,00
Jumlah biaya                       Rp2.538.521,00

Laba/ (rugi) bersih= pendapatan – biaya-biaya
Rp 4.500.000,00 – Rp 2.538.521,00 =Rp1.961.479,00

Kamis, 07 April 2016

Peluang Bisnis Mendirikan Apotek

Apabila Anda memiliki latar belakang pendidikan dibidang farmasi atau obat-obatan, ilmu Anda miliki dapat Anda manfaatkan dan aplikasikan untuk membuka usaha mendirikan apotek ddi rumah. Anda dapat membuka apotek dengan menyediakan ruangan khusus di depan rumah atau menyewa kios di lokasi yang berkaitan dengan rumah. Selain dapat mengaplikasikan ilmu yang didapatkan dari kuliah, membuka usaha apotek juga dapat menghasilkan pendapatan untuk keluarga. Sebaliknya, apabila Anda bukan seorang apoteker, Anda pun tetap dapat membuka apotek asalkan Anda ‘menggandeng’ atau menjalin kerja sama dengan seorang apoteker dan Anda berperan sebagai penyedia modal. Untuk membuka usaha apotek, tidak harus berlatar belakang sebagai apoteker. Anda tetap bisa membuka sebuah usaha apotek dengan bekerjasama dengan apoteker. Secara umum semua manusia pasti akan mengalami yang namanya sakit baik itu sakit ringan ataupun sakit berat, dan tentu untuk mengobati rasa sakit tersebut kita membutuhkan obat-obatan baik itu obat biotik maupun obat antibiotik yang tersedia di apotik
Peluang Bisnis Mendirikan Apotek

Potensi Bisnis Apotek
  • Menurut beberapa pengamat ekonomi, Potensi peluang usaha apotek sangatlah besar, mengingat obat adalah salah kebutuhan premier yang dibutuhkan oleh semua lapisan masyarakat, kondisi ini terkait dengan beberapa data yang berhasil kami rangkum:
  • Kesadaran masyarakat akan pentingnya kesehatan tubuh yang semakin tinggi, tentu ini menjadi angin segar untuk para apoteker
  • Masyarakat Indonesia semakin sadar bahwa obat yang aman dan memiliki izin resmi lebih aman untuk dikonsumsi
  • Angka pasien yang sakit melonjak drastis setiap tahunnya, dan tentu mereka membutuhkan obat-obatan
  • Regulasi Izin untuk membuat usaha apotek juga tidak terlalu sulit (sumber bisnisbook.com)
Persiapan
  • Persiapan pengetahuan tentang obat-obatan, terutama dalam bidang farmasi.
  • Persiapan tempat. Melakukan survey lokasi yang strategis.
  • Persiapan modal dalam menyediakan obat-obatan yang diperlukan.
  • Persiapan SDM, yaitu apoteker (jika Anda  tidak memiliki latar belakang pendidikan farmasi).
Pelaksanaan
  • Melakukan survei lokasi yang strategis. Sebaiknya mengambil tempat yang berkaitan dengan rumah atau memang di rumah sendiri.
  • Menyebarkan brosur.
  • Menetapkan harga obat yang standard an tidak melebihi standar harga obat.
  • Mengantispasi dari peedaran obat-obat palsu.
Promosi dan Pemasaran
  • Memasang papan nama yang besar dan mudah terlihat oleh orang yang melintas.
  • Menyediakan kartu nama agar mudah dihubungi jika terjadi masalah dengan obat.
  • Menyediakan waktu untuk layanan konsultasi kesehatan gratis yang sederhana.
  • Mendaftarkan usaha apotek Anda di Departemen Kesehatan.
Hambatan 
  • Kemungkinan beredar obat palsu di apotek Anda. Anda dapat mengantispasinya dengan melakukan pembelian obat langsung kepada produsen obat tersebut.
  • Kemungkinan pemberian obat-obat tertentu tanpa resep dokter.

Analisis Usaha
Modal Awal
Peralatan
Etalase kaca 2 uit         Rp2.000.000,00
Lemari kaca                 Rp1.500.000,00
Mesin hitung uang mini Rp750.000,00
Jumlah                         Rp4.250.000,00


Peralatan mengalami penyusutan selama empat tahun dan memiliki nilai residu sebesar Rp 1.000,00 dengan menggunakan metode penyusutan garis lurus. Biaya penyusutan per tahun = (Rp 4.250.000,00 – Rp 1.000,00) / 4 = Rp 1.06.250,00 per tahun atau sama dengan Rp 88.521,00 per bulan.


Perlengkapan 
Spanduk promosi        Rp 200.000,00
Persediaan obat-obatan Rp 1.000.000,00
Jumlah                         Rp 1.200.000,00


Perhitungan laba/(rugi) per bulan
Pendapatan
Rp 100.000,00 x 30 hari Rp 3.000.000,00


Biaya-biaya
Listrik                                   Rp 100.000,00
Transportasi + komunikasi        Rp 300.000,00
Biaya perlengkapan                   Rp 1.200.000,00
Biaya penyusutan peralatan     Rp 88.521,00
Jumlah biaya                           Rp 1.688.521,00


Laba/(rugi) bersih = pendapatan – biaya-biaya 
Rp 3.000.000,00 – Rp 1.688.521,00 =Rp1.311.479,00

Untung Besar Peluang Usaha Produksi atau Kerajinan Tas

Tas merupakan salah satu kebutuhan wajib dalam berbusana oleh sebagian besar mesyarakat, baik laki-laki maupun wanita. Dengan demikian, ibu dapat  memproduksi tas untuk memenuhi kebutuhan pasar. Disamping itu, dengan memproduksi tas ibu dapat dijadikan peluang usaha yang menjanjikan untuk menambah penghasilan keluarga. Dalam memproduksi tas, ibu dapat membuatnya di rumah kemudian dipasarkan ke took-toko tas atau dijual dari rumah ke rumah. Tentu dalam memulai suatu usaha tidak semuanya memerlukan biaya atau modal besar. Seperti anda ketahui bahwa banyak peluang-peluang bisnis yang bisa dimulai dengan uang dibawah 10 juta. Tapi banyak orang yang sukses dengan uang sebesar itu. Salah satunya bisnis kerajinan atau produksi tas. Mungkin anda bisa memilih memproduksi tas khusus wanita pria, anak-anak atau untuk keseluruhannya. Usaha berjualan tas sudah bisa dimulai meski tidak menggunakan modal yang besar. Setiap harinya, perkembangan bisnis fashion tas semakin meningkat sehingga tas menjadi lahan yang cukup empuk bagi para pelaku usaha dibidang tersebut. 

Para konsumen tentu akan menyerbu hampir semua produk fashion, termasuk tas. Sepertinya setiap wanita tidak kelihatan pede bepergian tanpa sebuah tas, baik kecil atau besar. Usaha produksi tas ini tentunya memiliki beberapa kelebihan, salah satunya adalah minat konsumen akan tas yang terus meningkat. Bahkan tas sudah menjadi suatu kewajiban untuk dimiliki. Untuk memasarkan produk tas, kamu bisa menitipkannya melalui toko-toko atau butik fashion yang ada. Namun dalam menjalankan usaha kerajinan tas, anda harus di tuntut menghadirkan tas dengan desain yang menarik, bahkan kalau bisa tas yang nantinya anda produksi bisa berbeda dengan yang ada di pasaran, tentunya ini akan meningkatkan jumlah ketertarikan konsumen terhadap tas yang anda buat. Sasaran pasar produsen tas mencakup semua orang, baik wanita maupun pria, anak-anak maupun dewasa, sampai karyawan, pelajar dan mahasiswa. Karena mereka membutuhkan tas untuk bersekolah, kuliah, maupun untuk kerja.

Baca Juga : Peluang Usaha Sepatu Kayu Koom Clogs Omzet Rp 120 Juta

  • Persiapan
    Untung Besar Peluang Usaha Produksi atau Kerajinan Tas
  • Persiapan modal. 
  • Persiapan jaringan.
  • Persiapan SDM.
  • Persiapan waktu.
Pelaksanaan
  • Mencari tempat membeli bahan mentah tas, seperti kulit atau kain.
  • Merekrut SDM untuk membantu dalam proses mengerjakannya.
  • Membuat desain tas yang akan dibuat.

Promosi dan Pemasaran
  • Melakukan sistem ‘jemput bola’ ke took-toko tas dan aktif mempromosikan melalui mulut ke mulut.
  • Memprorotaskan pemesanan terlebih dahulu.
  • Membuat rancangan tas yang menaarik dan berkualitas. Anda dapat mengiikuti model tas yang sedang popular di pasaran atau Anda dapat membuat kreasi sendiri.
Hambatan 
  • Kualitas tas yang tidak maksimal dan model tas yang kurang diminati.
  • Penjualan yang tidak maksimal. Jenis usaha rumah tangga seperto ini, hidup matinya sangat bergabung pada pemesanan.
  • Melonjaknya harga bahan baku tas.
Analisis Usaha
Modal awal
Peralatan 
Mesin jahit          Rp1.500.000,00
Peralatan menjahit   Rp500.000,00
Jumlah                  Rp2.000.000,00

Peralatan mengalami penyusutan selama empat tahun dan memiliki nilai residu sebesar Rp 1.000,00 dengan menggunakan metode penyusutan garis lurus. Biaya penyusutan per tahun = (Rp 2.000.000,00 – Rp 1.000,00) . 4 = Rp 499.750,00 per tahun atau sama dengan Rp 41.646,00 per bulan.

Perlengkapan
Bahan baku tas Rp3.000.000,00
Kantong kemasan Rp100.000,00
Kantong plastic Rp50.000,00
Jumlah                 Rp3.150.000,00

Perhitungan laba/(rugi) per bulan
Pendapatan
Penjualan tas 5 buah x 30 hari x @ Rp 50.00  = Rp7.500.000,00

Biaya-biaya
Transportasi                                         Rp200.000,00
Benang, jarum, dan aksesoris lainnya Rp200.000,00
Listrik dan telepon                                 Rp300.000,00
Gaji pegawai 1 orang                         Rp1.000.000,00
Biaya perlengkapan                                 Rp3.150.000,00
Biaya penyusutan peralatan                 Rp41.646,00
Jumlah biaya                                         Rp4.891.646,00

Laba/ (rugi) bersih  = pendapatan – biaya-biaya
Rp 7.5000.000,00 – Rp 4.891.646,00 = Rp 2.608.354,00

Senin, 28 Maret 2016

Peluang Bisnis Membuka Taman Kanak-Kanak

Anda menyukai anak-anak dan Anda juga mempunyai latar belakang pendidikan yang berhubungan dengan anak-anak, tidak ada salahnya apabila Anda mendirikan Taman Kanak-Kanak yang dijadikan sebagai peluang usaha. Usaha taman kanak-kanak ini cocok ssekali dikelolah  oleh ibu-ibu. Kita selalu menjumpai guru TK pada umumnya adalah seorang wanita. Hal ini disebabkan anak-anak membutuhkan sentuhan orang-orang yang berjiwa keibuan untuk mengasuh anak-anak yang masih dalam fase pertumbuhan. Taman Kanak-Kanak sebagai langkah awal persiapan memasuki sekolah dasar amatlah diperlukan  untuk perkembangan mereka, baik ssecara moral, fisik, maupun spiritual. Dengan demikian, mendirikan Taman Kanak-Kanak dapat menjadi peluang untuk mencerdaskan anak-anak pada masa usia dini.

Persiapan 
  • Persiapan kurikulum.
  • Persiapan modal.
  • Persiapan SDM pengajar untuk membantu dalam pelaksanaan.
  • Persiapan pengetahuan yang berkaitan, misalnya psikologi perkembangan anak dan juga persiapan kesabaran.

Pelaksanaan
  • Melakukan sosialisasi kepada orang tua yang mempunyai anak berusia 3-5 tahun.
  • Menjalani kerja sama yang intensif dengan para orang tua siswa, hal ini untuk memudahkan pemantauan dan perkembangan siswa TK.
  • Melakukan proses pembelajaran secara efektif, dengan belajar terus konsep-konsep pembelajaran terbaru yang menyenangkan dan tidak membuat bosan siswa.

Promosi dan Pemasaran
  • Promosi ke orang tua siswa.
  • Promosi pada tahun ajaran baru dengan mengadakan penerimaan murid TK yang baru.
  • Promosi dengan memberikan pelayanan yang baik dan mencurahkan segenap cinta kasih kepada anak murid. Hal ini dilakukan Karen kesenangan murid mencerminkan suksesnya usaha TK Anda.
Peluang Bisnis Membuka Taman Kanak-Kanak

Hambatan
  • Persepsi sebagai orang tua bahwa anak-anak tidak perlu memasuki TK sebelum sekolah dasar.
  • Persepsi bahwa TK hanya merupakan ajang main-main semata.
  • Perkembangan anak-anak yang masuk TK tidak sama.

Analisa Usaha
Modal awal
Peralatan
Sewa gedung            Rp 10.000.000,00
Renovasi gedung    Rp 2.000.000,00
Peralatan bermain      Rp 5.000.000,00
Perlengkapan            Rp 5.000.000,00
Jumlah                    Rp 22.000.000,00

Peralatan mengalami penyusutan selama empat tahun dan memiliki nilai sebesar Rp 1.000,00 dengan menggunakan metode penyusutan garis lurus. Biaya penyusutan per tahun = (Rp 22.000.000,00 – Rp 1.000,00) / 4 = Rp 5.499,750,00 per tahun atau sama dengan Rp 458.313,00 per bulan.

Perlengkapan 
Baju seragam 50 orang x Rp 50.000,00 Rp2.500.000,00

Perhitungan laba(rugi) per bulan
Pendapatan
Uang bulanan siswa 50 orang @ Rp 150.000,00  Rp7.500.000,00
Uang masuk siswa Rp 800.000,00 / 12 x 30 orang  Rp2.000.000,00
Jumlah                                                                   Rp9.500.000,00

Biaya-biaya
Pemeliharaan buku dan sarana        Rp500.000,00
Listrik dan telepon                                 Rp400.000,00
Gaji guru 2 orang @ Rp 1.000.000,00 Rp2.000.000,00
Gaji tenaga adminstrasi                         Rp750.000,00
Biaya perlengkapan                                 Rp2.500.000,00
Biaya penyusutan peralatan                 Rp458.313,00
Jumlah biaya                                         Rp6.608.313,00

Minggu, 27 Maret 2016

Peluang Bisnis Membuka Usaha Jualan Cinderamata

Apabila lokasi rumah Anda berkaitan dengan salah satu objek wisata yang terkenal di daerah rumah Anda. Tidak ada salahnya apabila Anda menjual cenderamata tempat wisata tersebut untuk menambahkan penghasilan keluarga. Semakin kratif Anda membuat cenderamata tersebut semakin besar peluang cenderamata ini dibeli oleh wisatawan, baik local maupun internasional, yang berkunjung ke tempat wisata tersebut sebagai oleh-oleh atau kenangan-kenangan untuk dibawa pulang. Cinderamata seringkali dijadikan sebagai oleh-oleh ketika seseorang berada di tempat wisata. Sebagai kenang-kenangan dari tempat yang pernah dikunjungi atau bisa juga sebagai oleh-oleh bagi teman atau saudara di kampung halaman. Walaupun di setiap tempat pariwisata pasti ada orang yang menjual cinderamata namun itu bukan masalah. Anda tetap bisa bersaing secara sehat dalam hal menjual cinderamata ini. Anda bisa menciptakan sesuatu yang unik dan kreatif yang berbeda dengan toko-toko pesaing anda. Setelah anda mantap untuk memulai usaha cinderamata ini, selanjutnya anda perlu mengetahui apa saja yang harus anda siapkan untuk memulai dan menjalankan bisnis ini. Yang terpenting dalam menjalankan bisnis kerajinan khas pantai adalah meningkatkan kreativitas, keterampilan, dan kualitas produk yang Anda hasilkan, agar konsumen semakin penasaran dengan produk yang ditawarkan. Ada berbagai macam jenis cinderamata yang bisa dijual. Yang paling umum biasanya adalah berupa gantungan kunci, guci, kap lampu, tempat tissue, dan lain-lain.

Persiapan
  • Pengetahuan akan ciri khas daerah masing-masing yang dapat dijadikan inspirasi, membuat berbagai macam cendramata.
  • Persiapan modal. Tidak perlu terlalu besar, modal selanjutnya bisa Anda tambah dari sebagian keuntungan.
  • Persiapan tempat yang lumayan luas untuk ruang berkreasi.
  • Persiapan SDM reknis. Mengerjakan usaha senderamata, memerlukan SDM yang akan mendukung kelancaran, minimal sebagai pekerja teknis.
Pelaksanaan 
  • Membuat cenderamata dengan jumlah standar. Jangan menargetkan terlalu banyak andaikata Anda belum sanggup untuk mengatasinya.
  • Memperluas jaringan Anda.
  • Mendahulukan pembuatan cenderamata untuk pemesanan dibandingkan produk untuk persediaan saja.
  • Mengatur sirkulasi peredaran produk agar dapat berjalan dengan lancar. Salah satu hal yang dapat dilakukan adalah membuat pembukuan yang rapi.
    Peluang Bisnis Membuka Usaha Jualan Cinderamata
Promosi dan Pemasaran
  • Jelilah mellihat peluang dan waktu dalam melakukan pemasaran kepada para wisatawan ketika mereka berkinjung ke tempat wisata tersebut.
  • Rajin mengikuti pameran kesenian daerah. Kesempatan sekali untuk mempromosikan kepada banyak orang dalam satu waktu.
Hambatan 
  • Persaingan. Persaingan akan selalu ada asalkan bersainglah secara sehat. Sesekali taka da salahnya apabila Anda bekerja sama dengan pesaing, misalnya dalam hal pengadaan barang
  • Kualitas. Berikan kualitas cenderamata bikin Anda di atas rata-rata. Perkuat sisi-sisi keunikannya, baik dari segi kemasannya maupun bantuknya.

Analisis Usaha
Modal awal
Peralatan
Tempat gantungan aksesoris Rp600.000,00
Etalase                        Rp1.200.000,00
Jumlah                        Rp1.800.000,00

Peralatan mengalami penyusutan selama empat tahun dan memiliki nilai residu sebesar Rp 1000,00 dengan menggunakan metode penyusutan garis lurus. Biaya penyusutan per tahun = (Rp 1.800.000,00 – Rp 1.000,00)/4 = Rp 449.750,00 per tahun atau sama dengan Rp 37.479,00 per bulan.

Perlengkapan 
Persediaan barang awal Rp1.000.000,00
Kantong kemasan         Rp70.000,00
Kantong plastik         Rp 25.000,00
Brosur promosi         Rp25.000,00
Jumlah                         Rp 1.120.000,00

Perhitungan laba/(rugi) per bulan
Penjualan produk 10 x 30 hari x Rp 10.000,00 Rp 3.000.000,00

Biaya-biaya
Transportasi                         Rp 100.000,00
Biaya perlengkapan                 Rp1.120.000,00
Biaya penusutan peralatan Rp37.479,00
Biaya lain-lain                         Rp 100.000,00
Jumlah biaya                         Rp1.357.479,00

Laba/ (rugi) bersih = pendapatan – biaya-biaya (Rp 3.000.000,00 – Rp 1.357.479,00) =Rp 1.642.521,00


Untuk mendukung perkembangan bisnis yang dijalankan, Anda bisa menggunakan strategi pemasaran dan promosi sebagai berikut:
  • Membuka kios atau toko kerajinan di sekitar objek wisata pantai maupun di pusat keramaian yang banyak dikunjungi wisatawan. Strategi ini bisa Anda jalankan, karena setiap wisatawan menginginkan kenang-kenangan yang akan mereka bawa pulang ke tempat asalnya.
  • Memperluas jangkauan pasar dengan menjalin kerjasama atau menitipkan produk-produk unggulan Anda di beberapa pusat penjualan souvenir, cinderamata, ataupun toko oleh-oleh yang dikunjungi para wisatawan.
  • Untuk meningkatkan nilai jual produk kerajinan yang dihasilkan, Anda bisa melengkapinya dengan kemasan produk yang menarik. Hal ini penting agar konsumen semakin tertarik dengan produk kerajinan yang ditawarkan dan omset penjualan yang didapatkan pun semakin meningkat tajam.
  • Mengikuti berbagai macam event promosi yang bisa membukakan peluang baru bagi perkembangan bisnis Anda. Misalnya saja mengikuti berbagai macam kegiatan pameran kerajinan, bazar UKM, dan lain sebagainya. Sumber koombis.com